Jangan Anggap Remeh Memar Yang Ada Di Tubuh! Berikut Penjelasannya


JANGAN ANGGAP REMEH MEMAR YANG ADA DI TUBUH! BERIKUT PENJELASANNYA
Sebuah memar biasanya identik dengan sebuah cidera kecil didalam tubuh. Bagian kuit terlihat menghitam dan terkadang terasa nyeri jika tersentuh. Sebuah memar sering kali dianggap hal yang biasa bagi kebanyakan orang. Lantas kenapa dalam tubuh sering terdapat memar?

Memar terjadi dikarenakan pecahnya pembuluh darah kecil (pembuluh darah Kapiler) yang berada di lapisan bawah kulit. Ntah karena benturan benda lain atau efek dari kelelahan otot.

Memar juga tidak bertahan lama pada tubuh, biasanya menghilang dalam waktu 1-4 minggu. Meskipun begitu, jangan anggap remeh memar yang singgah di kulit kamu.

Karena munculnya memar bisa jadi merupakan pertanda bagi kondisi kesehatan kamu. Pada beberapa orang, Memar mudah sekali muncul meskipun tidak terbentur apapun. Untuk mengenali memar seperti ini, penting untuk mengetahui penyebab kemunculan memar ini.

Sebuah pernyataan yang dilansir dari WebMD, berikut ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan memar.

Benturan dengan benda keras
Saat kita beraktifitas seringkali berkontak langsung dengan benda-benda disekitar kita, terkadang dengan kecerobohan kita, kita akan mengalami sedokit kontak langsung yang tidak sengaja dan mungkin menyebabkan kita berbenturan dengan benda di sekitar sehingga hal tersebut dapat mengakibatkan bagian tubuh kita akan memar.

Usia
Alasan paling umum kemunculan memar adalah faktor usia. Mudah mendapatkan memar cukup umum di antara orang dewasa yang telah berusia lanjut karena penuaan. Pada usia ini, bukan hanya kulit yang mengalami penuaan, tetapi terjadi juga pada kapiler, kulit tipis, dan kerusakan akibat sinar matahari.

Selain hal tersebut diatas ternyata memar bisa juga disebabkan oleh kerusakan kulit parah akibat paparan sinar matahari. Setelah sekian lama terpapar sinar matahari, hampir setiap bagian dari kulit kita dibiarkan melemah begitu saja. Kulit kita yang begitu rapuh bahkan menunjukkan sedikit benjolan. Ini disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah, dan sel-sel darah merah tidak mampu menghentikan mereka dari penyebaran. Biasanya memar jenis ini berbentuk lebih besar dan sembuh lebih lama.

Pengencer darah
Memar bukan hanya disebabkan oleh benturan, tetapi bisa juga disebabkan oleh sesuatu yang kita konsumsi seperti obat. Pengencer darah obat. seperti aspirin, beberapa suplemen makanan (minyak ikan dan ginkgo), atau bahkan kekurangan vitamin B12, C, K, dan asam folat juga bisa memunculkan memar.

Tingkat latihan
Memar yang mudah muncul juga umum terjadi di antara orang-orang yang berolahraga secara ketat. Misalkan seperti para atlet. Memar yang disebabkan oleh hal ini biasanya berupa air mata kecil di pembuluh darah otot di bawah kulit akibat strain dari gerakan yang dilakukan.

Selain itu sebuah latihan fisik yang sering dilakukan memang sangat beresiko terkena memar pada tubuh anda. Latihan fisik yang dilakukan seseorang atlet bahkan olahraga memang sumber yang seringkali dapat menimbulkan rasa memar dalam badan. Walaupun penyebabnya berbeda-beda.

Konsumsi alkohol
Berbagai Jenis alkohol memang sangat dilarang pemerintah untuk di jadikan minuman. Sebab alcohol terbukti dapat melemahkan bahkan mematikan sel-sel dalam tubuh. Sebuah studi penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa alkohol dapat bertindak sebagai pengencer darah dan menurunkan kadar vitamin C.

Nah, sudah kenal dengan berbagai penyebab memar ini, kan? Saat memar terjadi, sel yang disebut dengan kekebalan makrofag mencerna sel-sel darah merah yang bocor ke dalam jaringan. Itulah yang menyebabkan memar berubah warna dari hitam atau biru, kemudian berubah kuning dan pada akhirnya kuning kecokelat-cokelatan. Semoga bermanfaat!